Senin, 26 Maret 2012

BIOMA: SAVANA

0 komentar

Bioma adalah habitat utama dunia. Habitat ini diidentifikasi oleh vegetasi dan hewan yang mengisi mereka. Lokasi biome setiap ditentukan oleh iklim regional.

Sabana
Sabana adalah daerah padang rumput terbuka dengan pohon-pohon sangat sedikit. Ada dua jenis sabana, sabana tropis dan semi tropis. Savana adalah satu jenis bioma padang rumput.

Iklim

Suhu di sabana bervariasi menurut musim. Dalam temperatur musim kemarau dapat berupa sangat panas atau dingin. Dalam temperatur musim hujan yang hangat. Sabana biasanya kering menerima kurang dari 30 inci hujan rata-rata per tahun.

Sabana tropis mungkin menerima sebanyak 50 inci hujan di musim hujan, tetapi sesedikit 4 inci selama musim kering. Iklim kering dikombinasikan dengan panas yang ekstrim di musim kemarau membuat area-area matang sabana untuk kebakaran rumput dan kuas.

Lokasi

Padang rumput yang terletak di setiap benua, kecuali Antartika. Beberapa lokasi sabana meliputi:

Afrika - Kenya, Tanzania, Zimbabwe, Botswana, Afrika Selatan, dan Namibia
Australia
Amerika Tengah - Belize dan Honduras
Amerika Selatan - Venezuela dan Columbia
Asia Selatan


Tumbuh-tumbuhan

Sabana sering digambarkan sebagai daerah padang rumput dengan tunggal didispersikan atau kelompok pohon. Kurangnya air membuat sabana tempat yang sulit untuk tanaman tinggi seperti pohon tumbuh. Rumput dan pohon yang tumbuh di sabana telah beradaptasi untuk hidup dengan sedikit air dan suhu panas.

Rumput, misalnya, tumbuh dengan cepat di musim hujan saat air melimpah dan berubah menjadi cokelat di musim kemarau untuk menghemat air. Karena kebakaran sering, rumput juga tinggal dekat dengan tanah. Beberapa contoh vegetasi di sabana meliputi: rumput liar, semak, pohon baobab, dan pohon akasia.

Margasatwa

Sabana adalah rumah bagi banyak hewan darat besar termasuk gajah, jerapah, zebra, badak, kerbau, singa, macan tutul dan cheetah. Hewan lainnya termasuk babon, buaya, antelop, meerkat, semut, kanguru, burung unta dan ular.

Banyak hewan yang hidup di sabana mengandalkan kecepatan untuk bertahan hidup, sebagai daerah terbuka yang luas menyediakan sarana kecil untuk melarikan diri dari predator cepat. Jika mangsa terlalu lambat, menjadi makan malam. Jika pelaku kejahatan tidak cukup cepat, ia pergi lapar. Kamuflase adalah juga sangat penting untuk hewan dari sabana. Pemangsa sering perlu untuk berbaur dengan lingkungan mereka untuk menyelinap pada mangsa yang tidak curiga. Di sisi lain, mangsa dapat menggunakan teknik yang sama sebagai mekanisme pertahanan untuk menyembunyikan diri dari predator.

0 komentar:

Poskan Komentar